KONDENSASI ALDOL PDF

Kondensasi aldol adalah adisi nukleofilik dari ion enolat terhadap gugus karbonil dengan produk reaksi b-hidroksi keton atau b-hidroksi aldehida, dimana senyawa enolat dan gugus karbonil yang diserang adalah dua senyawa yang sama. Reaksi ini disebut kondensasi aldol karena diturunkan dari aldehida dan alkohol. Contoh suatu kondensasi aldol adalah reaksi antara asetaldehida dengan larutan natrium hidroksida berair, terbentuk ion enolat dalam konsentrasi rendah. Reaksi ini berjalan secara reversibel yaitu pada saat ion enolat ini bereaksi maka akan terbentuk lagi yang baru. Ion enolat bereaksi dengan suatu molekul aldehida lain dengan cara mengadisi pada karbon karbonil untuk membentuk suatu ion alkoksida, yang kemudian merebut sebuah proton dari air untuk menghasilkan aldol produk tersebut. Syarat aldehida untuk dapat berkondensasi aldol adalah harus memiliki Ha terhadap gugus karbonil sehingga aldehida dapat membentuk ion enolat dalam basa.

Author:Daibei Kajirg
Country:Uruguay
Language:English (Spanish)
Genre:Software
Published (Last):11 November 2016
Pages:65
PDF File Size:11.81 Mb
ePub File Size:11.35 Mb
ISBN:345-9-96836-578-5
Downloads:19271
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Yoshakar



Data Pengamatan No. Pembahasan Reaksi yang melibatkan suatu senyawa karbonil dengan senyawa lain yang mengandung gugus metilen yang gugusnya relatif banyak dijumpai. Reaksi jenis ini seringkali merupakan pilihan dalam menciptakan karbon baru. Dalam sintesis kimia organik, pembentukan ikatan karbon-karbon baru artinya adalah perpanjangan atau pembentukan kerangka molekul baru sesuai dengan target sintesa.

Reaksi kondensasi adalah suatu reaksi dimana dua molekul atau lebih bergabung menjadi molekul yang lebih besar, dengan atau tanpa hilangnya suatu molekul kecil seperti air. Kondensasi aldol merupakan suatu reaksi antara dua molekul aldehid atau dua molekul keton membentuk senyawa yang mengandung gugusan aldehida karbonil dan alkohol -OH. Reaksi kondensasi aldol merupakan suatu reaksi adisi yang tidak melepaskan suatu molekul kecil. Dalam kondensasi aldol, kondensasi dilanjutkan dengan dehidrasi sehingga dihasilkan suatu ikatan baru karbon-karbon, ikatan karbon rangkap dua.

Dehidrasi hasil reaksi aldol sangat sulit dihindari, sebagai hasilnya adalah ikatan rangkap yang kemudian berkonjugasi dengan cincin aromatik. Suatu kondensasi aldol dapat dikatakan berlangsung jika telah terbentuk ion enolat. Enolat anion dapat bertindak sebagai nukleofil karbon dan beradisi pada gugus karbonil pada molekul aldehida atau keton lainnya.

Pada kondensasi aldol, sautu aldehida haruslah memiliki hidrogen alfa , sebab tanpa hidrogen , ion enolat tidak dapat dibentuk. Hidrogen pada aldehida dan keton bersifat asam sehingga dapat menghasilkan ion karbon. Dari beberapa pernyataan tersebut dapat dikatakan bahwa senyawa aldol dihasilkan dari dua molekul aldehida atau satu molekul aldehida dengan satu molekul keton.

Pada percobaan ini, dilakukan pembuatan suatu ikatan-ikatan baru karbon-karbon. Pembuatan dibenzalaseton dilakukan dengan cara mencampurkan benzaldehida dengan aseton dan menambahkan NaOH sebagai pemberi suasana basa. Benzaldehid yang merupakan senyawa dari aldehid anion enolatnya yang mengalami adisi nukleofilik pada gugus karbonil. Langkah pertama yang dilakukan adalah mencampurkan benzaldehida, aseton, dan etanol. Etanol di sini bertindak sebagai pelarut yang akan menyumbangkan proton pada ion alkoksida yang terbentuk untuk menghasilkan ion hidroksida yang diperlukan pada reaksi tahap awal.

Campuran tadi kemudian dibagi menjadi 2, yakni campuran 1 dan campuran 2. Campuran 1 ditambahkan dengan larutan NaOH dan etanol. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, NaOH berperan sebagai basa yang mengambil hidrogen membentuk enolat. Campuran 1 dan campuran 2 kemudian digabungkan dan diaduk selama beberapa menit. Pada keadaan tersebut, anion beradisi pada karbon karbonil dari molekul aldehida lain dan membentuk sebagian kecil enolat.

Setelah terdapat padatan yang mengendap, campuran larutan disaring dengan menggunakan kertas saring dan corong sehingga filtrat dan padatan yang berwarna kuning tersebut dapat terpisah. Padatan kuning tersebut merupakan kristal dibenzalaseton.

Untuk memperoleh kristal kuning dibenzalaseton yang benar-benar murni, dilakukan rekristalisasi dengan menggunakan pelarut etanol.

Rekristalisasi merupakan suatu pemurnian kristal atau senyawa hasil isolasi dengan menggunakan pelarut tertentu sehingga diperoleh senyawa atau kristal yang benar-benar murni.

Pelarut etanol digunakan dalam rekristalisasi dibenzalaseton karena etanol merupakan cairan volatil yang mudah menguap sehingga zat-zat yang tidak diinginkan akan menguap bersama etanol. Melalui proses rekristalisasi tersebut akhirnya diperoleh kristal dibenzalaseton yang benar-benar murni dalam bentuk serbuk berwarna kuning dengan berat 0,10 gram.

Kesimpulan Dari percobaan yang telah dilakukan, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa kondensasi aldol merupakan suatu reaksi antara dua molekul aldehid atau dua molekul keton membentuk senyawa yang mengandung gugus aldehid karbonil dan alkohol OH , dimana reaksi ini dilakukan dalam suasana basa, sehingga diperoleh dibenzalaseton berbentuk kristal kuning.

Reaksi kondensasi aldol terjadi dalam 3 tahap, yaitu: 1. Tahap II, anion bereaksi dengan karbon karbonil dari senyawa benzaldehida membentuk ikatan karbon baru.

Karena aseton mempunyai 2 atom hidrogen yang relatif, maka akan kembali beradisi dengan benzaldehida membentuk ikatan baru yang lebih panjang. Tahap III, ion alkoksida yang terbentuk pada tahap II menerima proton dari pelarut, dan menghasilkan ion hidroksida yang diperlukan pada tahap I. Hart, Harold. Irawati, Supardjan, dan Pudjono.

Pudjaatmaka, A. Susanty, Intani, Utami, dan Sardjiman. Diposting oleh.

PUEDES ALCANZAR LA CIMA ZIG ZIGLAR PDF

Reaksi aldol

Karena berbagai jenis aldehida dan keton mudah didapat, berbagai senyawa organik dapat disintesis dengan bantuan reaksi Grignard. Reaksi Diels-Alder Gaya dorong reaksi Grignard adalah tarik-menarik antara dua muatan listrik yang berbeda antara dua atom karbon. Reaksi semacam ini disebut dengan reaksi ion ikatan reaksi polar. Adapula jenis lain reaksi organik. Salah satunya adalah reaksi radikal, yang gaya dorongnya adalah radikal reaktif yang dihasilkan dalam reaksi. Bila dihasilkan radikalfenil, radikal ini akan menyerang molekul benzene akan menghasilkan bifenil. Dipertengahan pertama abad20, kemudian muncul golongan lain reaksi yang tidak dapat dimasukkan dalam dua golongan tadi.

BASIC PHARMACOKINETICS MOHSEN HEDAYA PDF

Aldol Condensation

Data Pengamatan No. Pembahasan Reaksi yang melibatkan suatu senyawa karbonil dengan senyawa lain yang mengandung gugus metilen yang gugusnya relatif banyak dijumpai. Reaksi jenis ini seringkali merupakan pilihan dalam menciptakan karbon baru. Dalam sintesis kimia organik, pembentukan ikatan karbon-karbon baru artinya adalah perpanjangan atau pembentukan kerangka molekul baru sesuai dengan target sintesa. Reaksi kondensasi adalah suatu reaksi dimana dua molekul atau lebih bergabung menjadi molekul yang lebih besar, dengan atau tanpa hilangnya suatu molekul kecil seperti air. Kondensasi aldol merupakan suatu reaksi antara dua molekul aldehid atau dua molekul keton membentuk senyawa yang mengandung gugusan aldehida karbonil dan alkohol -OH.

JIMMY RANEY AEBERSOLD PDF

Kondensasi aldol

Monday, October 15, Reaksi kondensasi pada senyawa karbonil Suatu reaksi kondensasi ialah reaksi dimana dua molekul atau lebih bergabung menjadi satu molekul yang lebih besar dengan atau tanpa hilangnya suatu molekul kecil seperti air. Kondensasi aldol merupakan suatu reaksi adisi dimana tidak dilepaskannya suatu molekul kecil. Bila suatu aldehid diolah dengan basa NaOH dalam air, ion enolat yang terjadi cepat bereaksi pada gugus karbonil dari molekul aldehid yang lain. Hasilnya ialah adisi suatu molekul aldehid ke molekul aldehid yang lain Fessenden dan Fessenden, Reaksi yang menghasilkan ikatan karbon-karbon baru merupakan sesuatu yang sangat berguna bagi pakar kimia organik, biokimia dan ahli-ahli yang membutuhkan sintesis molekul kimia organik yang besar dari molekul kimia yang kecil. Reaksi Grignard merupakan salah satu bentuk penggunaan reaksi tersebut untuk menghasilkan kerangka karbon.

JAN LEGOWICZ ZARYS HISTORII FILOZOFII PDF

Adalah mungkin, pada kebanyakan kasus, untuk menghasilkan geometri enolat yang kita inginkan: [17] Untuk keton, kebanyakan kondisi enolisasi menghasilkan Z enolat, sedangkan untuk ester , kebanyakan kondisi enolisasi menghasilkan E enolat. Penambahan HMPA diketahui membalikkan stereoselektivitas deprotonasi. Pembentukan enolat yang stereoselektif dapat dirasionalkan dengan menggunakan model Ireland, [18] [19] [20] [21] walaupun validitasnya masih dipertanyakan. Pada kebanyakan kasus, tidaklah diketahui apakah zat antaranya bersifat monomerik atau oligomerik ; walaupun demikian, model Ireland masih merupakan model yang berguna untuk memahami enolat. Dalam model Ireland, deprotonasi diasumsikan berjalan melalui keadaan transisi beranggota enam.

Related Articles