BORAKS PADA BAKSO PDF

Making meatballs consisted baakso 4 processes; they are crushing meat, making dough, forming balls of meatball as well as boiling and packaging. The method used is experimental research with laboratory approach that will be done with a series of try out. This research was a type of descriptive study using cross sectional approach. Although ii is hazardous to human health, its usage as food additive is still remain high, by the community, as preservative, also to enhance texture of meatball and kerupuk to be more elastic and enjoyable to consumer. Keywords borax; meatballs; Curcumax; spectrophotometry. How to cite item.

Author:Ararn Dojinn
Country:Qatar
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):4 August 2017
Pages:83
PDF File Size:20.49 Mb
ePub File Size:4.34 Mb
ISBN:758-4-92692-264-9
Downloads:88216
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zukora



Salam dan salawat tak lupa selalu dihaturkan kepada junjungan nabi Muhammad SAW. Penulis mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan yang telah diberikan, baik secara langsung maupun tidak langsung selama penyusunan tugas akhir ini hingga selesai. Secara khusus rasa terimakasih tersebut kami sampaikan kepada: 1. Ardi Pramono Sp.

Sabtanti Harimurti, Ph. Thesa Ghozali, M. Sc, Apt selaku dosen penguji Karya Tulis Ilmiah ini yang berkenan meluangkan waktu untuk menguji dan memberikan saran dan masukan yang membangun untuk penulis. Hari Widada, M. Kedua orangtuaku, Bapak dan Ibu yang selalu memberikan kasih sayang, semangat dan dukungan baik moril maupun materiil bagi penulis.

Adikku, Alex Rahman Prasetyo yang selalu mendukung dan memberikan support. Ade Oktaviandi, yang selalu menemani dan memberikan semangat dalam menyelesaikan KTI ini. Mbak Zelmi dan Satriaji Amurwa Wijaya yang bersedia membantu dan menyediakan alat-alat di Laboratorium. Teman riset payung, Asep Setyawan dan Friccillia Dwi Putri yang bekerjasama dan bahu membahu dalam project ini. Pihak-pihak yang tidak dapat penulis sebutkan namanya satu persatu. Penulis menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini.

Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari berbagai pihak guna menyempurnakan skripsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Latar Belakang Perumusan Masalah Keaslian Penelitian Telaah Pustaka Makanan sehat Keamanan pangan Zat pengawet pada makanan Analisis Kadar Boraks Kerangka Konsep Jenis dan Desain Penelitian Tempat dan Waktu Penelitian Populasi dan Sampel Identifikasi Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Instrumen Penelitian Cara Kerja Skema Langkah Kerja Analisis Data Preparasi Sampel Uji Analisis Kualitatif Analisi Kuantitatif Penelitian yang sudah dilakukan tentang analisis kandungan boraks pada makanan Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Hasil Analisis Kualitatif Boraks Struktur boraks Skema kerangka konsep Skema langkah kerja Reaksi boraks dengan kurkumin Bakso tusuk adalah salah satu makanan yang mudah ditemui dan banyak digemari karena harganya yang murah.

Penambahan boraks pada makanan sudah dilarang oleh Pemerintah karena dapat membahayakan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah bakso tusuk di Kota Yogyakarta bebas dari bahan tambahan pangan yang berbahaya yaitu boraks. Metode penelitian ini adalah deskriptif laboratorik dan pengambilan sampel per kecamatan diambil 2 sampel secara cross sectional.

Analisis kualitatif berupa uji kebusukan, uji nyala menggunakan etanol dengan asam sulfat, dan uji kertas turmerik. Analisis kuantitatif dengan cara titrasi menggunakan HCl 0,N dengan indikator metil oranye.

Dari hasil penelitian, uji kebusukan sebanyak 3 sampel diduga mengandung boraks, uji nyala api hanya 1 sampel yang positif nyala hijau, uji kertas turmerik seluruh sampel positif boraks.

Meatballs pricker is one food that is easy to find and loved because of the price is very cheap. Using borax in food additives have been banned by the government because it can be dangerous to human body.

The purpose of this research is to know whether the meatball pricker in Yogyakarta is free of harmful food additives etc borax. This research method is descriptive laboratory and sampling by district and taken two cross-sectional samples.

The qualitative analysis is rottenness test, flame test using ethanol and sulfuric acid, and turmerik paper test. Quantitative analysis is titration using HCl 0,N and methyl orange as indicator. Result from the research are 3 samples from rottenness suspected of containing borax, only 1 flame test positive samples of green flame, all samples positive borax on turmerik paper test. Latar Belakang Menurut Peraturan Pemerintah RI nomor 28 tahun , definisi pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun yang tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan pembuatan makanan atau minuman.

Keamanan dari bahan pangan erat kaitannya dengan tingkat kesehatan masyarakat Indonesia. Keamanan pangan adalah keadaan dan usaha yang dilakukan untuk mencegah kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan pathogen lain yang mengganggu dan membahayakan kesehatan manusia.

Pangan yang aman, bergizi baik dan bermutu tinggi penting perannya bagi pertumbuhan, pemeliharaan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Cahyadi, Pengertian BTP adalah suatu bahan yang ditambahkan ke dalam makanan dalam jumlah kecil untuk menambah cita rasa, tekstur, mempercantik penampilan dan memperpanjang lama simpan Widyaningsih dan Murtini, Belakangan ini bakso menjadi salah satu makanan yang ditambahkan BTP berupa boraks dalam produksinya.

Bakso adalah jenis makanan populer dan digemari masyarakat. Bakso dapat ditemui dari restoran hingga pedagang keliling Deptan, Keberadaan boraks pada bakso ini berfungsi sebagai pengenyal dan memperpanjang lama simpan.

Boraks pada makanan sangat membahayakan, dapat berakibat fatal apabila dikonsumsi terus menerus meskipun dalam jumlah kecil. Peneliti Goldbloom pada tahun melaporkan bahwa kadar asam borat dalam tubuh terbesar pada sistem saraf pusat dan cairan serebrospinal.

Gejala keracunan yang muncul adalah sakit kepala, lemas, muntah, diare dan kram pada abdomen. Boraks atau asam borat bisa menimbulkan kejang, koma, 3 kolaps dan sianosis. Liver dan ginjal adalah organ kedua yang paling beresiko terkena efek negatif boraks. Boraks dapat menimbulkan gangguan fungsi dan susunan syaraf Kastalani, Mengingat cemaran boraks dalam makanan semakin marak terjadi dan dampak boraks sangat membahayakan tubuh, penulis ingin melakukan penelitian tentang ada tidaknya cemaran boraks pada beberapa sampel acak bakso tusuk di Wilayah Kota Yogyakarta.

Perumusan Masalah Dari uraian di atas maka bias dirumuskan beberapa masalah sebagai berikut : 1. Berapa lama bakso tersebut layak konsumsi pada suhu ruang?

Apakah terdapat cemaran bahan berbahaya boraks pada bakso tusuk di Kota Yogyakarta? Berapa kadar boraks pada bakso tusuk di Kota Yogyakarta? Keaslian Penelitian Tabel 1. Penetapan kadar boraks dilakukan dengan titrasi asam basa 4 Hasil 3. Pereaksi kurkumin lebih sensitif daripada reaksi nyala dengan asam sulfat pekat.

Metode pengabuan lebih sensitif daripada metode sentrifugasi, akan tetapi metode sentrifugasi lebih cepat dan memakai alat sederhana. Identifikasi senyawa boraks pada sampel bakso dengan metode nyala api, diketahui bahwa sampel bakso A, B dan C yang diuji tidak menghasilkan nyala hijau yang berarti tidak terdeteksi adanya kandungan boraks pada sampel. Uji kuantitatif menggunakan titrasi asam basa.

Seluruh sampel tidak mengandung boraks 5 Dari berbagai jurnal penelitian yang bisa dilihat pada Tabel 1, perbedaan penelitian yang akan saya teliti yaitu pada jenis sampel bakso tusuk , lokasi pengambilan sampel Kota Yogyakarta , penambahan pengamatan lama bakso tusuk layak konsumsi. Tujuan 1. Mengetahui berapa lama bakso layak konsumsi pada suhu ruang 2. Mengetahui ada tidaknya kandungan boraks pada bakso tusuk yang beredar di Kota Yogyakarta 3.

Mengetahui berapa kadar boraks pada bakso tusuk di Kota Yogyakarta E. Manfaat Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Manfaat bagi peneliti Dengan penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan, ilmu pengetahuan dan dapat menerapkan seluruh pembelajaran kuliah yang didapat. Manfaat bagi masyarakat Masyarakat dapat lebih berhati-hati, selektif, dan menambah tingkat kewaspadaan dalam memilih makanan yang halal dan thayyib.

Manfaat bagi pemerintah Sebagai pertimbangan pemerintah khususnya Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM dalam memperbaiki kualitas pangan dan melakukan monitoring dan screening mutu dan kandungan gizi dalam makanan. Telaah Pustaka 1. Pangan Pangan adalah segala sesuatu yang dapat diolah maupun tidak diolah yang berasal dari sumber hayati untuk konsumsi manusia dalam bentuk makanan ataupun minuman. Termasuk di dalamnya adalah Bahan Tambahan Pangan BTP , bahan baku pangan dan bahan lain yang ada dalam proses penyiapan, pengolahan atau pembuatan makanan dan minuman Saparinto dan Hidayati, Kualitas dan mutu suatu pangan dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain aspek mikrobiologis, fisik warna, bau, rasa dan tekstur dan kandungan gizinya.

Pangan yang didapatkan secara alami tidak selalu bebas dari senyawa yang tidak dibutuhkan tubuh, bahkan dapat mengandung senyawa yang merugikan bagi yang mengkonsumsinya. Senyawa-senyawa yang merugikan kesehatan dan seharusnya tidak terdapat pada suatu bahan pangan dapat dihasilkan melalui reaksi kimia dan biokimia yang terjadi selama pengolahan maupun penyimpanan, baik disebabkan karena kontaminasi mikroba maupun secara alamiah.

GETRIEBELEHRE SKRIPT PDF

UJI BAKSO YANG MENGANDUNG BORAKS DENGAN KUNYIT

Salam dan salawat tak lupa selalu dihaturkan kepada junjungan nabi Muhammad SAW. Penulis mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan yang telah diberikan, baik secara langsung maupun tidak langsung selama penyusunan tugas akhir ini hingga selesai. Secara khusus rasa terimakasih tersebut kami sampaikan kepada: 1. Ardi Pramono Sp. Sabtanti Harimurti, Ph. Thesa Ghozali, M. Sc, Apt selaku dosen penguji Karya Tulis Ilmiah ini yang berkenan meluangkan waktu untuk menguji dan memberikan saran dan masukan yang membangun untuk penulis.

ERICA MENA BOOK UNDERNEATH IT ALL PDF

Jurnal Boraks Pada Bakso

Kondisi makanan dan minuman yang tidak sehat sangat merugikan karena anak-anak dapat terinfeksi atau sakit bahkan keracunan dengan gejala antara lain mual, sakit perut, muntah, diare bahkan dapat menyebabkan kejang dan akhirnya fatal bila tidak segera mendapatkan pertolongan. Penggunaan bahan tambahan pangan BTP yang memang jelas-jelas dilarang, seperti bahan pengawet yang melampaui ambang batas yang telah ditentukan Surianti, Dalam kehidupan sehari-hari BTP sudah digunakan secara umum oleh masyarakat termasuk dalam pembuatan makanan jajanan. Namun dalam prakteknya masih banyak produsen makanan yang menggunakan bahan tambahan yang berlebih sehingga dapat menjadi racun dan berbahaya bagi kesehatan yang sebenarnya tidak boleh digunakan dalam makanan, baik mengenai sifat-sifat keamanan Bahan Tambahan Pangan BTP Fadilah, Sejak lama, boraks disalah gunakan oleh produsen nakal untuk pembuatan kerupuk beras, mie, lontong sebagai pengeras , ketupat sebagai pengeras , bakso sebagai pengenyal dan pengawet , kecap sebagai pengawet , bahkan pembuatan bubur ayam sebagai pengental dan pengawet. Padahal fungsi boraks yang sebenarnya adalah digunakan dalam dunia industri non pangan sebagai bahan solder, bahan pembersih, pengawet kayu, antiseptik, dan pengontrol kecoa Suhanda, Sering mengkonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak, hati, lemak dan ginjal.

LINEZOLID ESTABILIDAD PDF

BORAKS PADA BAKSO PDF

Latar Belakang Sejak pertengahan abad ke ini, peran bahan tambahan pangan khususnya bahan pengawet menjadi semakin penting sejalan dengan kemajuan teknologi produksi bahan tambahan pangan sintesis. Kandungan bahan pengawet sintetis dalam makanan kini semakin merajalela. Dari pengawet makanan biasa yang aman untuk dikonsumsi sampai bahan-bahan yang sengaja digunakan sebagai pengawet yang sebenarnya berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi. Contohnya saja pengawet mayat formalin,boraks dan bahan kimia lainnya banyak dijumpai pada makanan. Jajanan anak-anak sekolah pun saat ini sudah terkontaminasi bahan-bahan tersebut. Keracunan makanan akibat jajanan sehari-hari tanpa mengetahui asal pembuatan sama saja membeli kucing dalam karung apalagi kalau soal nyawa.

E32 T61 OMRON PDF

Buktinya, bakso yang mengandung bahan kimia berbahaya masih banyak beredar dan tetap dikonsumsi. Penggunaan bahan kimia akan memberikan efek samping yang sangat merugikan terhadap kesehatan. Bahan kimia dapat digunakan untuk membuat pekerjaan manusia menjadi lebih efektif dan efisien. Dalam kehidupan sehari-hari salah satu kegunaan bahan kimia adalah sebagai bahan pengawet pada makanan. Bahan pengawet merupakan bahan kimia yang berfungsi untuk menghambat kerusakan makanan baik yang disebabkan oleh mikroba pembusuk, bakteri, ragi maupun jamur dengan cara menghambat, mencegah, menghentikan, proses pembusukan fermentasi dari bahan makanan W. Norman

Related Articles