ABHIDHAMMA PITAKA BAHASA INDONESIA PDF

Tauzragore Patthan Activations or Causes [1] deals with 24 invonesia in relation to the matika: Hal-hal yang bila dilakukan akan menuju kepada keuntungan dan kebahagiaan adalah hapusnya keserakahan, kebencian, dan kebodohan batin. The University Press of Hawaii,pages 72, Underlying this project is the assumption that such clarification is needed, which implies that not everyone understands things the same way. This serves as a framework for classifying all the various phenomena. Eventually such explanations were codified and recorded in the Pali commentaries.

Author:Arashisar Vudolkree
Country:Sri Lanka
Language:English (Spanish)
Genre:Medical
Published (Last):3 April 2017
Pages:493
PDF File Size:19.32 Mb
ePub File Size:16.61 Mb
ISBN:309-5-93818-287-2
Downloads:40022
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zumi



Selama beberapa abad sabda-sabda Sang Buddha disampaikan dengan turun temurun dengan lisan saja, yaitu dengan jalan menghafalkannya di luar kepala. Sidang ini dipimpin oleh Y. Kassapa Thera. Sidang ini dihadiri oleh orang bhikkhu yang semuanya telah mencapai tingkat Arahat. Sidang ini bertujuan menghimpun ajaran-ajaran Buddha Gotama yang diberikan di tempat-tempat yang berlainan, pada waktu-waktu yang berbeda dan kepada orang-orang yang berlainan pula selama 45 tahun.

Dalam sidang tersebut Y. Upali mengulang tata tertib bagi para bhikkhu dan bhikkhuni Vinaya dan Y. Ananda mengulang khotbah-khotbah Sutta Buddha Gotama. Ajaran-ajaran ini dihafalkan di luar kepala dan diajarkan lagi kepada orang lain dari mulut ke mulut. Sidang Agung kedua diselenggarakan di kota Vesali lebih kurang tahun kemudian kira-kira 43 S. Sidang ini diadakan untuk membicarakan tuntutan segolongan bhikkhu golongan Mahasangika , yang menghendaki agar beberapa paraturan tertentu dalam Vinaya, yang dianggap terlalu keras, diubah atau diperlunak.

Dalam sidang ini golongan Mahasangika memperoleh kekalahan dan sidang memutuskan untuk tidak mengubah Vinaya yang sudah ada. Pimpinan sidang ini adalah Y. Lebih kurang tahun setelah Sidang Agung pertama, diselenggarakan Sidang Agung ketiga di ibu kota kerajaan Asoka, yaitu Pataliputta. Tissa Moggaliputta dan bertujuan menertibkan beberapa perbedaan pendapat yang menyebabkan perpecahan di dalam Sangha.

Di samping itu, sidang memeriksa kembali dan menyempurnakan Kanon Kitab Suci Pali. Dalam Sidang Agung ketiga ini, ajaran Abhidhamma diulang secara terperinci, sehingga dengan demikian lengkaplah sudah Kanon Pali yang terdiri atas tiga kelompok besar, meskipun masih belum dituliskan dalam kitab-kitab dan masih dihafal di luar kepala. Golongan para bhikkhu yang terkena penertiban meninggalkan golongan Sthaviravada pendahulu dari golongan yang sekarang dikenal sebagai Theravada dan mengungsi ke arah Utara.

Sidang ini berhasil secara resmi menulis ajaran-ajaran Buddha Gotama di daun-daun lontar yang kemudian dijadikan buku Tipitaka dalam bahasa Pali. Kitab Suci Tipitaka terdiri atas : A. Vinaya Pitaka B. Sutta Pitaka C.

Abhidhamma Pitaka Berikut ini disampaikan ringkasan kumpulan kotbah Sang Buddha yang hingga saat ini telah tersedia dalam bahasa Indonesia. Vinaya Pitaka.

MALI ZWYCIZCY OSSENDOWSKI PDF

Abhidharma

Many of these classifications are not exhaustive, and some are not even exclusive. The main body of the Dhammasangani is in four parts. The first part goes through numerous states of mind, listing and defining by lists of synonyms, factors present in the states. For example, the first chapter deals with the five aggregates. A typical chapter consists of three parts. The first of these parts explains the topic according to the sutta method, often word-for-word as in actual suttas. The second is Abhidhamma explanation, mainly by lists of synonyms as in the Dhammasangani.

BRIHASPATI VRAT KATHA IN ENGLISH PDF

ABHIDHAMMA PITAKA BAHASA INDONESIA PDF

Sejarah[ sunting sunting sumber ] Menurut catatan sejarah, Abhidhamma Pitaka adalah suatu kitab yang baru resmi tertuliskan pada Muktamar sanghayana keempat yang diselenggarakan di Aluvihara, Sri Lanka pada tahun 83 Sebelum Masehi. Pada mulanya, kitab ini dituliskan pada lembaran-lembaran daun lontar. Sedangkan bahasa yang digunakan adalah bahasa Pali Magadha. Pengertian[ sunting sunting sumber ] Abhidhamma berasal dari istilah Pali yang secara etimologinya terdiri dari dua kata yaitu Abhi yang berarti tinggi, agung, luhur, luas, dan Dhamma yang berarti kebenaran atau ajaran kebenaran dari Sang Buddha. Jadi Abhidhamma berarti ajaran yang luhur, agung, atau tinggi dari Sang Buddha. Dalam kitab ulasan Atthasalini, Buddhaghosa Thera menjelaskan bahwa kata sifat Abhi secara harfiah berarti melebihi, melampaui, dan mengungguli. Sedangkan Abhidhamma adalah ajaran tertinggi paramatha desana , maka segala sesuatunya dianalisis secara teliti dan digunakan istilah-istilah yang analitis seperti kelompok kehidupan khandha , unsur dhatu , landasan ayatana bahkan jalan pembebasan diterangkan dengan kata yang terang, jelas, dan tepat.

Related Articles